Long Distance Relationship - Antara Impian dalam Keindahan Jarak dan Waktu
Long Distance Relationship - Antara Impian dalam Keindahan Jarak dan Waktu
"Jarak, jarak kadang memang terdengar begitu kejam. Namun jaraklah yang berperan besar dalam memperkuat hati ini.
Waktu, waktu memang terdengar begitu rapuh. Namun sama, waktulah yang mengiring hati ini untuk belajar bersabar."
Jarak dan waktu kadang tak bisa berkompromi dengan sakitnya menahan rindu. Kadang mereka tak mau mendengar betapa sakitnya membendung kerinduan, menjalani buruknya hari sendiri tanpa ia disisi kita, bahkan melewati hari bahagia tanpa memandangnya langsung disamping kita. Meskipun begitu, rindu tetaplah pemaaf. Pemaaf yang tak pernah kenal batas detik sampai kapanpun. Karena rindu mengerti bagaimana jarak dan waktu berusaha keras mendewasakan kita.
Long distance relationship. Hubungan yang dilandasi jarak dan waktu. Yang meredam rindu yang sangat dalam hanya dengan memandang memori foto yang terpajang di dinding. Tersenyum, ya untuk menutupi kekacauan hati karena rindu ini. Kadang meneteskan air mata, karena sudah tak kuat membendung lagi. Tapi semua tak pernah sama sekali disesali, tak terlintas sedikit pun penyesalan yang berarti.
Karena memang sungguh, cinta sangat berkuasa dalam menahan kerinduan.
Bersama melewati beberapa senja, berharap senja di esok hari cepat datang agar waktu yang berjalan dapat membahagiakan rindu. Dapat membuat rindu tersenyum.
Disaat jarak dan waktu masih harus menjalani kewajibannya, hanya satu yang paling mengerti rindu. Iya mengetahui kabarmu. Hal kecil yang sudah sangat sangat cukup membahagiakan rinduku. Mengetahui apa saja yang kau lalui, buruk atau indahnya harimu yang tak dapat langsung aku lihat dengan mataku. Namun mendengar langsung dari suaramu, sudah membuatku bahagia mengetahui kau masih baik-baik saja dan masih dengan rasa yang tetap sama.
Kadang aku bingung, apakah ada seseorang yang dapat memandangmu langsung membuatmu merasa nyaman disana? Kadang pikiran menyakitkan ini datang, meskipun aku selalu berharap itu tak mungkin terjadi. Namun, jujur. Aku tak bisa mengelak, aku tak bisa memaksa semua berjalan sesuai keinginanku. Yang kulakukan, hanya percaya. Percaya denganmu. Dan pastinya percaya dengan Tuhan yang sudah melukiskan cerita kita masing-masing nantinya. Karena aku yakin, tuhan punya banyak cerita indah yang akan dilewati oleh kita, ciptaanNya.
Menunggu? Sedikit. Memang menunggu namun tak memaksa untuk cepat kembali. Karena masing masing memiliki impian yang harus diraih, impian yang diharapkan banyak orang dan impian yang mengantarkan kita untuk masa depan. Banyak yang harus kita bahagiakan, teruntuk keluarga yang selalu menuntun kita. dan juga seseorang yang kita tunggu kehadirannya. Mereka semualah yang berharap besar dengan pencapaian kita, dengan impian kita.
Impian dalam jarak dan waktu, mendoakan dan menguatkan masing-masing serta selalu mengaharapkan keindahan dalam kesabaran hati. Percayalah, Tuhan sudah melukiskan cerita indah untuk kita semua.
Wishyouluck every ldr people!

Comments
Post a Comment